[07.49, 9/20/2015] Adam Stallin: Aku tahu, aku pernah salah terhadapmu. Kesalahan yang menurutku bisa membuatku malu, Malu untuk menghubu...

Kisah Sedih di Pesan Singkat

[07.49, 9/20/2015] Adam Stallin:
Aku tahu, aku pernah salah terhadapmu.
Kesalahan yang menurutku bisa membuatku malu,
Malu untuk menghubungimu,
Malu untuk menemuimu.

Hingga hari ini,
Aku tak pernah menangis lagi,
Menangis karena kita memang tidak bisa memiliki.

Aku pernah bertemu dengan kakek tua yang dulu pernah kita sambangi bersama,
Memberikannya sedikit rejeki seperti yang sudah kita lakukan terdahulu.
Aku kangen melakukannya lagi, lagi, bersamamu.

[07.50, 9/20/2015] Adam Stallin:
Hari ini, aku kembali lagi menghubungimu.
Entah karena perasaan apa, atau karena kebetulan saja tanganku menginginkannya?
Ah persetan dengan itu semua.
Semua sudah terlanjur.
Kata-kata ini sudah terlanjur ku ketik.

[07.52, 9/20/2015] Adam Stallin:
Aku tidak tahu sekarang, kemaren dan besok akan menulis apalagi
Apakah menulis tentang kita?
Tentang akhir dunia?
Tentang masa kelam?
Tentang penjajahan?
Atau tentang laki-laki yang kangen dengan seorang wanita?

[20.32, 9/26/2015] Wanda Faizah:
Hay :)

[20.32, 9/26/2015] Wanda Faizah:
Kamu sedang baik-baik saja? Maaf aku baru ada pulsa sms

[20.33, 9/26/2015] Adam Stallin:
Yap. Sama seperti dulu.

[20.38, 9/26/2015] Wanda Faizah:
Sibuk apa sekarang?

[20.38, 9/26/2015] Adam Stallin:
Sama seperti dulu. bengong, ngelindur, memerhatikan sekitar.

[20.42, 9/26/2015] Wanda Faizah:
Ah, kamu memang ga pernah berubah yah.
Ngomong-ngomong sekarang kamu sudah punya pacar lagi?

[20.43, 9/26/2015] Adam Stallin:
Aku jadi ingat perkataanmu ketika terakhir kali kita main ke warung kopi cak miun

[20.44, 9/26/2015] Wanda Faizah:
Apa itu?

[20.45, 9/26/2015] Adam Stallin:
Tentang mimpi basah.

[20.54, 9/26/2015] Wanda Faizah:
Hahahahhaa. Tentang itu, sampai sekarang aku masih belum pernah merasakannya. Entah yang asli atau yang palsu.

[20.55, 9/26/2015] Adam Stallin:
Aku pernah mimpi bersama orang Jepang. Ternyata biasa saja. lebih menarik lokal.

[21.17, 9/26/2015] Wanda Faizah:
Hahahaha. Aku tahu sekarang apa maksudmu. Aku punya kenalan yang menurutku akan cocok denganmu. Dia cantik, pintar, wawasannya luas, suka menulis, suka menonton film, dan yang terpenting adalah dia sudah berpengalaman tentang mimpi basah. mau aku kenalkan?

[21.18, 9/26/2015] Adam Stallin:
Untuk sekarang sepertinya belum. Aku masih saja teringat akan omonganmu ketika kita putus. Aku bukan tidak suka dengan cowo baik. Tapi, aku tidak suka dengan cowo yang suka sama syair, sering nulis tentang senja, lakinya berkurang, aku juga tidak yakin kamu masih bisa ereksi. Aku sepertinya akan gagal bersamamu.

[21.23, 9/26/2015] Wanda Faizah:
Hahahaha. Kamu ternyata perekam yang baik yah.

[21.24, 9/26/2015] Adam Stallin:
Kemarin aku menulis puisi di depan kucing yang sedang kawin.

[21.32, 9/26/2015] Wanda Faizah:
Maksudmu???

[21.33, 9/26/2015] Adam Stallin:
Kita memang ga bakal bisa bersatu lagi.

[09.13, 10/3/2015] Wanda Faizah:
Halo Dam. :)

[09.14, 10/3/2015] Adam Stallin:
Hay. Bagaimana Kabarmu?

[09.15, 10/3/2015] Wanda Faizah:
Aku hanya ingin kamu bantu like karyaku di instagram @kontespemudart nomor 14. Makasih yah ^_^





*terinspirasi karya Dea Anugrah


0 komentar: