Dalam waktu seminggu aku menjadi pribadi yang setiap harinya memikirkan konten apa yang akan di bahas dalam blog ini. Sering kali aku terb...

Ngeblog adalah Perang Tiada Akhir

Dalam waktu seminggu aku menjadi pribadi yang setiap harinya memikirkan konten apa yang akan di bahas dalam blog ini. Sering kali aku terbantu rubrik #TanyaApaAja dari teman-teman sekalian yang selalu aku jadikan konten blog sekaligus ajang untuk berbagi pengalaman. Memang pengalamanku tidak begitu banyak tapi mungkin bisa dipakai untuk menjadi bahan tertawaan atau bisa juga sebagai motivasi teman-teman sekalian.

Tapi jauh dibelakang itu, aku pernah berhenti untuk ngeblog setahun lamanya dan terkadang juga berbulan-bulan untuk mengisi konten dalam blog ini. Alasannya banyak sekali sehingga blog ini tidak terurus sampe kotor, ingusan, bajunya sobek, dan mukanya penuh kerak.

Minggu lalu temanku Patrick bercerita tentang tawuran yang dia liat disalah satu jalan besar di jakarta. Dia melihat begitu banyak kekerasan yang terjadi dan tidak sedikit juga yang terluka akibat tawuran tersebut. Patrick tidak bercerita dari kalangan mana mereka berasal tapi Patrick bilang bahwa setiap kekerasan dan peperangan seperti ini tidak akan menghasilkan apa-apa kecuali kehancuran dan berbagai masalah baru yang muncul.

Untuk saat ini aku tidak merasakan gejolak perang, tapi saat aku tidak mengisi konten di blog ini pasti ada yang bilang perang akan dimulai. Perang melawan musuh-musuh yang siap menghalangi saat kita sedang lengah. Salah satu musuh terbesar dalam peperangan ini adalah sebagai berikut:


Rasa Malas

Malas merupakan musuh setiap orang. Bukan hanya untuk seorang blogger saja melainkan seluruh orang di muka bumi ini. Malas selalu menghantui dan mengiming-imingi beberapa rasa enak yang diberikan. Beberapa hal yang sudah terencana dengan baik akan hilang sekejap ketika dia datang dan jika terbuai habislah kita dikoyak olehnya.

Senjata paling ampuh untuk melawan rasa malas adalah memaksakan diri untuk tidak menuruti rasa malas dan sebisa mungkin untuk menghipnotis atau suggest diri supaya tetap semangat dan fokus terhadap rencana yang sudah ada.

Waktu Luang

Untuk sebagian orang mencari waktu luang adalah waktu yang sangat sulit untuk didapatkan terlebih lagi mereka sudah bekerja. Pekerjaan dikantor musti didahulukan karena itu adalah kewajiban sedangkan untuk menulis adalah sebagian dari hobi saja. Jika pekerjaan di kantor sudah menumpuk, hasrat untuk ngeblog akan hilang seketika pula. lalu apa senjata yang ampuh untuk melawannya? Sedikit berbagi pengalaman, menulislah sedikit demi sedikit setidaknya ada progres setiap harinya. sulit memang namun bukan berarti sulit ditaklukan. Setiap orang punya waktu luangnya masing-masing pasti sempat untuk menulis satu atau dua paragraf setiap harinya hingga sampai saat yang tepat untuk di publish.


Kebanyakan Ide

Kurang ide masalah, Kebanyakan Ide malah musibah jika tidak pintar dalam menanganinya. Ide muncul bukan karena kita memikirkan terkadang juga muncul karena sedang bengong. Tapi ketika ide itu muncul kita tidak mungkin juga langsung menulis dan posting begitu saja, pasti ada tahap seleksi tulisan. Kebanyakan ide menulis terkadang membuat bingung mana yang harus di posting dan mana yang harus ditulis. Lama dengan pemikiran itu dan lama kelamaan ide akan hilang begitu saja karena terlalu lama dalam zona kebingungan.

Senjata terbaik untuk melawannya adalah menuliskan setiap ide dalam satu buku khusus saat pertama ide itu muncul.Setidaknya bisa ditulis kembali atau bisa disortir mana yang akan diposting. Ambil keputusan untuk memutuskan juga cara terbaik untuk melawannya.


Ragu dengan Tulisan Sendiri

Setelah banyak sekali rintangan diatas kita alami mulai dari malas, waktu luang yang bermasalah, ide yang kebanyakan, ragu dengan tulisan sendiri menjadi musuh terbesar dalam peperangan ini. Ketika sudah berhasil melewati berbagai rintangan diatas dan tulisan berhasil dibuat, keraguan di hati terkadang muncul apakah harus diposting atau tidak, apakah pembaca akan suka atau tidak, dan masih banyak keraguan lainnya. Ini akan banyak menghabiskan waktu kita dan pada akhirnya tulisan hanya akan menjadi draft yang tidak terjamah lagi.

Lewati perang terakhir ini dengan kepercayaan diri. Menulis bukan untuk dilihat, namun untuk menaikan kepercayaan diri walaupun hasilnya belum memuaskan. Terkadang jika publish tulisan juga ada saja kritik dari teman atau blogger lain untuk membenahi tata tulisan atau segala macamnya. So, Percaya diri itu penting untuk membangun

***

Untuk konsisten memang susah-susah mudah. Selalu ada tantangan yang harus dilewati. Konsisten menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan karena banyak rintangan yang harus dihadapi. Kapanpun perang dimulai kita musti sudah siap melawan musuh-musuh dengan beberapa senjata dan amunisi yang sudah disiapkan jauh-jauh hari agar selamat. Perlu pejuangan memang, tapi itulah proses. Setiap proses tidak ada yang mudah,namun suatu saat kita akan mendapatkan ganjaran dari setiap proses yang telah kita jalani. GANBATEEEE.....!!!

2 comments:

  1. Benar sekali persaingan Di dunia blog juga semakin ketat, Ada ribuan artikel Segar setiap Hari Yang Di tayangkan, intinya harus konsisten bangun blog Kita. Terimakasih infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap gan.

      Aku ngeblog itu hobi sih. Sekalian nulis beberapa peristiwa yang suatu saat bisa aku baca lagi wkk

      Delete