Pengirim : Non Lit (bukan nama sebenarnya) Malam, Perkenalkan sebelumnya namaku Non Lit. Aku pernah membaca blog ini karena temanku ada...

Cinta Tanpa Status dan Baladanya


Pengirim: Non Lit (bukan nama sebenarnya)

Malam, Perkenalkan sebelumnya namaku Non Lit. Aku pernah membaca blog ini karena temanku ada yang share mengenai rubrik #TanyaApaSaja yang ada di blog ini. Sebenarnya yang aku tanyakan adalah perihal cinta. Mungkin admin sudah punya banyak pengalaman jadi ga ada salahnya kalau saya nanya kesini karena ditempat lain tidak pernah dapet jawaban karena menunggu seleksi dari redaktur.

Jadi gini, saya pernah menjalin hubungan tanpa status dengan seorang cowok, sebut saja namanya Toni. Toni adalah orang yang sangat pendiam, jarang chat, jarang telponan, tapi entah kenapa aku suka. Mungkin karena setiap ketemu, dia selalu memberikan surprise yang hebat dan menurutku romantis. Kita sudah jalan bareng dan menjalani ini kurang lebih 2 setengah tahun sampai teman yang ada di sekitar kita mengira bahwa kita telah jadian padahal ga.

Saya pernah memaksa Toni untuk mengukuhkan status kita berdua tapi dari Toni cuma bilang "Aku ga mau putus, karena kalau uda ada status terus benci bisa putus". Saya sebenernya paham dan biasa-biasa aja tapi entah kenapa hati minta lebih gitu loh.

Menurut admin, Apa yang harus saya lakuin, apa tetap lanjut atau sudahi aja?


Penerangan**

Untuk de' Lit yang sekarang sedang galau-galaunya digantung oleh perasaan yang tak menentu.

Aku pernah juga merasakan hal yang sama dengan de' Lit. Merasakan bagaimana menjalin hubungan tanpa status. Menjalin hubungan bersama bukan berarti kita harus mengukuhkan diri sebagai status pacar. Terkadang, kenyamanan datang saat kita sedang masa-masa ini. Kenapa? karena kalau pacaran kebanyakan ada tuntutan dan ada beberapa pakem yang harus kita patuhi sebagai seorang pacar dan biasanya akan ada beberapa batasan dan ini yang akan membuat kita tidak menjadi pribadi yang berkembang tanpa kita sadari walaupun kita bahagia sudah punya pacar.

Kalau bicara lebih jauh lagi, hubungan seperti ini memang banyak konsekuensi yang harus diterima dan bisa baik bisa juga buruk. Tapi kembali lagi kepada yang menjalaninya kalau sudah nyaman dan saling percaya yah ga ada yang perlu dikhawatirkan lagi kan? Apalagi kalau sudah sering jalan berdua, telponan sampai larut, cerita segala hal yang ga ada sangkut pautnya sama diri kita atau hubungan kita (alias random). Uhhhh itu benar-benar bahagia.

Lalu apa perlunya risau? Apalagi sudah 2 tahun lebih. :)

Perilaku Toni menurutku ada benarnya juga untuk tidak terlalu banyak berkomunikasi karena mungkin Toni berpikir jika terus2an menghubungi tidak akan ada bedanya dengan pak satpam yang musti 1x24 jam wajib lapor. Mungkin Toni menyimpan energi untuk bertemu sama kamu agar rasa kangen yang ada di dalam bisa tercurahkan saat ketemuan. Tapi kalau de' Lit itu kebelet banget mau nanya yah silakan dan sebisa mungkin jujur.

Terlepas dari cerita dan penjelasanku ini ada beberapa hal yang musti kita ketahui bersama bahwa:
"Segala sesuatu yang dipaksakan biasanya jarang menemui keberhasilan. Jadi jika kita tidak kuat dan selalu berpikiran aneh, lebih baik untuk melepaskan bukan mempertahankan. Karena itu pilihan terbaik"

0 komentar: