Dimanapun buku harus berada bersamamu, karena ia adalah teman dikala sepi dan kau bisa berkeliling bersamanya Cerita ini berawal dari s...

Romansa Cinta Bersama Buku

Dimanapun buku harus berada bersamamu, karena ia adalah teman dikala sepi dan kau bisa berkeliling bersamanya

Cerita ini berawal dari sebuah buku usang setahun yang lalu berada dibawah lemari pakaianku, ternyata ia terjatuh setelah sekian lama kucari. ya begitu indahnya ketika kami di pertemukan. dulu ketika quotes tentang buku selalu menjadi momok paling indah dan hanya sebagai hayalan bahwa buku itu menarik adalah sesuatu yang sangatlah wajar, karena belum mengerti sepenuhnya eksistensi dari kehadiran buku bagi kehidupan kita

Berkaitan dengan hal tersebut, pagi ini aku dipertemukan dengan seorang yang sangat tergila-gila dengan smartphonennya yang bisa diajak bicara kapanpun ia inginkan, seakan menjadi orang yang paling mengerti segala hal seperti yang sudah kutiliskan dalam artikel ku sebelumnya yaitu aku, buku dan smartphone. disini bercerita tentang dua sahabatku yang benar-benar berbeda kepribadian, silahkan pilih menurut yang terbaik versi kalian.

Bercerita tentang aku dan buku ini sungguhlah panjang sekali, sejak kecil memang kehidupanku sangatlah jauh tentang buku, keilmuan yang mendalam dan dunia teknologi, yang aku tahu hanyalah sekedar bermain di lingkungan pulau dan berenang dilaut, ini semakin berlanjut hingga menginjakkan kaki di jenjang sma, buku menjadi sesuatu yang sangat aneh, tidak gaul dan memang begitu usang menurutku di kala itu. quotes tentang buku juga hanya sebagai hayalan belaka yang selalu tebang di benak kepala, seperti angin semilir yang menerpa di siang hari, memang menjadi penyejuk yang sehabis itu menjadi panas lagi, dan ingin ada lagi begitu seterusnya.

Sejak beranjak kebangku kuliah dipertemukan dengan berbagai orang-orang yang berbeda karakternya namun yang begitu berbekas adalah di pertemukan oleh seorang teman dari gresik yang hampir dihari-harinya membawa buku digenggamannya. melihat tingkah lakunya itu aku merasa menjadi orang yang selalu berfikir mengapa ada orang aneh seperti ini yang tiap harinya selalu membawa buku kemanapun ia berada, ketika aku telusuri memang itu adalah hobinya, dari sini aku mulai mencari tahu alasan mengapa dia berprilaku seperti itu, apa untungnya?

pertanyaan itu selalu menjadi trending topic yang merajai otak ku, mengapa ada orang yang begitu asik dengan bukunya sedangkan dunia kini dirajai internet yang sangat mudah untuk di dapatkan dan dimanapun kita berada, sedikit demi sedikit aku mencari alasan dan memang balik ke arah dahulu yang pernah juga merajai otak ku yaitu banyaknya quotes yang bercerita tentang buku. dan yang paling membuatku penasaran adalah perkataan bapak Moh. Hatta yang bunyi seperti ini

"Walau aku berada dalam penjara asalkan bersama buku aku merasa bebas"

Mengapa aku penasaran? ya karena memang aku belum pernah merasakannya, yang aku rasakan adalah rasa suntuk bersama buku yang aku baca, komik yang begitu banyak gambar saja aku masih malas untuk membacanya bagaimana dengan novel yang begitu banyak kata dan tak ada gambar, pastinya aku malas sekali dan begitu membosankan. dan yang masih menjadi perdebatan mengapa Bapak Moh. Hatta bisa berfikir seperti itu? ah sungguh tak pernah terlintas dibenakku.

Tidak berapa lama aku ditemui lagi dengan orang-orang pecinta buku yang suka dengan agenda membacanya. ah dunia serasa sempit sekali, aku terpaksa bergabung awalnya karena memang ingin menekuni dunia lain serta membantu beberapa adik yang tidak bisa membaca,

Berawal dari pertemuan itu aku jadi banyak belajar mengenai buku dan tiba-tiba aku teringat akan temanku itu dan sekarang aku sudah mengerti alasan dibalik buku yang dibawanya setiap hari, tak sengaja aku mengikuti kegiatannya itu dan dengan tak sengaja aku jadi mengerti bahwa quotes tentang buku itu tidak ada salahnya. yang salah adalah kita yang masih menyimpan rasa egois dan rasa malu untuk membuka ruang pengetahuan di otak kita.

Kini aku benar-benar jatuh cinta dengan buku yang dahulu menjadi olok-olokanku sekarang menjadi kebutuhanku, sungguh dari buku kita bisa menjelajahi dunia, bisa terbebas dari kesepian dan bisa berawang-awang tentang suatu kejadian tanpa kita bisa melihatnya, dengan membaca kita selalu bisa berfikir dan menjadikan otak kita selalu bekerja. sungguh luar biasa.

Ditulis Di Kamar Kos
Jakarta, 15-11-2016
21.30 WIB , Ditemani Lagu Hard to I'm Sorry

3 comments: