Semangat Mendongeng  Pulau sebira adalah pulau yang terujung di gugusan kepulauan seribu, dan tepatnya sekitar 8 jam perjalanan dari jak...

Pulau Sebira, Jauh Sebelum Taman Baca Menyerang

Taman Baca Pulau Sebira
Semangat Mendongeng 
Pulau sebira adalah pulau yang terujung di gugusan kepulauan seribu, dan tepatnya sekitar 8 jam perjalanan dari jakarta. Jarak tempuh dan kondisi tempat yang tidak begitu strategis membuat Pulau sebira ini seperti anak yang mandiri, semua di kerjakan secara sendiri dan harus ada inisiatif dalam mengembangkan dirinya itu. Pemerintah pusat yang sulit untuk mengakses tempat ini juga menjadi kendala dalam hal pengembangannya, selalu saja terlambat.

Dari faktor itu akhirnya dapat mempengaruhi kondisi keseharian masyarakat yang tinggal disana, mulai dari akses kesehatan, pendidikan hingga wawasan kebaharian yang berfokuskan pada biota laut, seperti wawasan mengenai karang yang diambil atau karang yang diinjak tidak sengaja itu sangat susah didapat, Berawal dari situ tim ENJ 2016 (Ekspedisi Nusantara Jaya) berinisiatif untuk memberikan segala yang dibutuhkan oleh pulau sebira dan salah satu program dibidang pendidikan adalah Taman Baca Pulau Sebira.

Jauh sebelum adanya Taman Baca Pulau Sebira, anak-anak di Pulau sebira ini hanya bisa bermain setelah pulang sekolah, berenang, memancing dan agenda-agenda lain yang mereka lakukan. Karena Aku asli warga sana jadi penulis sedikit banyaknya tahu kulturnya. hehehehe.Oiya Aku tidak mempermasalahkan mereka bermain tetapi ada sisi dimana itu harus bisa dirubah dikarenakan penyediaan buku di sekolah itu sangatlah minim. contohnya seperti buku matematika yang punya hanya guru saja, muridnya hanya sebagian yang memilikinya jadi sistem pembelajaran yang belum begitu baik dikarenakan murid hanya menerima dan ketika pulang sekolah tak pernah membahasanya lagi. Berikut ini beberapa hal yang ada sebelum Taman Baca ada.

Minimnya Budaya Membaca
Sebelumnya mungkin sudah kutuliskan diatas namun yah seperti itu, jauh sebelum adanya taman baca di pulau sebira ini minat baca yang ada sangatlah minim, jangankan membaca novel ataupun buku-buku motivasi yang tebal-tebal, buku pelajaran yang ada di salah seorang teman saja sangat jarang sekali dibaca. tidak hanya dikalangan anak-anak, tetapi dikalangan orang tua, mahasiswa pun susah untuk dibaca karena mungkin ruang tempat membaca sangatlah minim dan berada di sekolah, namun setelah adanya taman baca ini semua orang bisa membaca, tidak hanya di kalangan anak-anak bahkan yang sudah lansiapun bisa membaca di taman baca ini, karena muatan buku yang ada sangatlah bervariasi dan disesuaikan dengan umur

Semoga tetap dipakai sampai selamanya
Kurangnya Pasokan Buku Di Sekolah
Pernah seketika itu aku bertanya pada seorang adik yang sekolah disana dan ia ingin belajar kepadaku.

" Ka aku mau belajar ka"
"Oiya dek, silahkan, mau belajar apa?"
"Aku ingin Belajar Bahasa Inggris ka"
" Oiya dek sudah sampai mana bahasa inggrisnya"
" Aku gak tau ka"
" Buku Paket kamu mana dek. Biar kaka liat"
" Aku ga Punya ka"

Aku bingung, sedih, dan juga semangat untuk membantu adik-adik ku disana. waktu dulu juga aku mengalami hal yang sama hingga sekarang masih juga belum teratasi, dan tiba akhirnya sekarang ada Taman Baca yang semua anak bisa merasakan indahnya membaca dan juga disekolah kami memberikan buku pelajaran yang bisa mereka gunakan untuk belajar. berharap bisa membantu adik-adik ku. cukup aku yang merasakan semuanya. adik-adiku jangan sampai merasakannya.

Membaca Bukan Hal Yang Penting


Belajar Bercerita

Mungkin bagi sebagian orang membaca itu penting dan sebagian lagi merasa membaca itu ga penting, tapi ada pepatah bilang bahwa
Dengan Membaca Kita Bisa Menjelajahi Dunia, Bahkan Walau Kita Belum Pernah Kesana Sekalipun

Dari pepatah tersebut belum sepenuhnya mengena oleh beberapa kalangan karena sibuk dengan agenda masing-masing dan karena lebih banyak menjadi nelayan jadi terfokus pada pengembangan rumpun untuk berkumpul para ikan. buku tentang perikananpun tak bisa tersentuh. Pemanfaatan alam yang salah juga kerap terjadi karena kurangnya wawasan dari masyarakat. *Termasuk Aku Juga

Itulah beberapa hal yang terjadi sebelum taman baca ini terbentuk, berharap taman baca ini sebagai ladang untuk menggali ilmu sedalam-dalamya dan seluas-luasnya. mungkin bisa juga berinovasi dalam bidang perikanan dan kelautan.

" Setiap orang punya kemampuan yang unik dan tinggal bagaimana kita mengeksplornya"

_____
Ditulis Di Kamar Kosan 
Jakarta, 21-10-2016
Sambil Nonton The Comment

2 comments: