Mencoba ku fikirkan perkataan bapak pemulung yang siang tadi berjumpa denganku hingga ingin sekali ku tuliskan dalam blog ini, setidaknya...

Kebahagiaan Yang Sebenarnya


Mencoba ku fikirkan perkataan bapak pemulung yang siang tadi berjumpa denganku hingga ingin sekali ku tuliskan dalam blog ini, setidaknya kata-kata yang indah itu masih bisa kunikmati kapan saja suatu saat nanti.

Siang hari itu begitu terik matahari bersinar, aku mulai berjalan menuju tempat tujuanku siang itu. ketika kepala serasa panas dan badan mulai berkeringat, aku mencoba untuk duduk sejenak di sebuah tempat duduk yang ada didekatku ketika itu, sekitar 10 menit aku duduk dan berisitirahat datanglah seorang bapak dengan karung besar berisikan botol minuman bekas menghampiriku dengan wajah lelahnya. ternyata bapak in tengah mencari nafkah dan mengalami kelelahan kala itu. aku pun yang duduk disebelahnya memulai pembicaraan.

" Maaf pak, sepertinya bapak hari ini sedang mengalami kelelahan"
" Tidak dek, bapak hanya sedang istirahat, sebentar lagi juga bapak jalan"
" Bapak sejak kapan pak bekerja"
" Saya bekerja dari pagi dek, biasanya kalau karung saya penuh saya kasih istri saya buat ngerapiin terus saya ambil karung lagi buat nyari"
" Maaf ya pak saya bertanya kaya gini, dari uang itu apakah bapak berkecukupan? apakah semua kebutuhan terpenuhi pak?

" (Dengan Tersenyum) insya allah cukup deh, Allah soalnya uda ngasih rejeki ke setiap makhluknya, kadang memang kita itu kalau ga punya rumah merasa ga cukup, ga punya kemampuan merasa ga cukup, ga punya mobil merasa ga cukup, ya begitulah mas, setiap orang sibuk sama kerjaannya masing-masing nyari uang puluhan juta dan ga pernah ngerasa cukup juga. memang sifat manusia itu merasa ga cukup terus mas, kalau temen lebih pinter dari kita, kita merasa bodoh dan ingin lebih pinter darinya, kita punya motor pengen punya mobil, orang punya mobil pengen punya pesawat, orang punya pesawat pengen punya pulau, begitu lah mas seterusnya. kadang orang memang sering bertanya sama kaum kami ga bahagia, tapi jujur mas saya bahagia banget mas atas kerjaan dan rejeki ini, saya uda bisa nabung dan bawa pulang uang aja saya sangat senang mas, kesedehanaan dan tak pernah iri hati itu lah mas yang membuat saya selalu bisa melalui hari dengan bahagia. karena kebahagiaan yang sesungguhnya itu ketika kita merasa cukup mas sebenarnya.
Oiya mas saya mau kerja lagi yah."

Waktu yang begitu cepat dan memberikan arti yang begitu mendalam, terkadang kita memang selalu menganggap rendah orang seperti bapak tadi apalagi dengan penampilan yang kusut pasti orang berfikir ia tidak bahagia, ia miskin dan lain-lain, tetapi dalam kesehariannya ia lebih bahagia dari orang yang punya rumah, motor dan barang mewah yang lain.

aku juga tidak sedang memotivasi kalian karena diriku juga benar, satu hal yang harus kita tahu adalah ketika kita menginginkan suatu kebahagian maka yang harus kita lakukan adalah merasa CUKUP"
Terimakasih pak atas waktu yang singkat ini

Ditulis Di Kamar Kost 
Jakarta, 22-10-2016 
23.18 WIB --- Ditemani music Human, The Killer

4 comments: