Pagi ini kumulai kembali menekan tombol-tombol keyboard laptopku, kugoreskan kembali tinta-tinta maya yang ada di layar pas didepan mukak...

Ramadhan... Datanglah kesini...


Pagi ini kumulai kembali menekan tombol-tombol keyboard laptopku, kugoreskan kembali tinta-tinta maya yang ada di layar pas didepan mukaku. tak terasa dan tak pernah terduga sebelumnya sehari lagi atau H-1 (kata anak gaul) adalah hari dimana ramadhan akan tiba.

Setiap orang pasti senang jika ada tamu istimewanya datang kerumah. bagaimana tidak tamu yang membawa kebahagiaan bagi setiap orang kini sudah ada didepan mata kita. ya dialah RAMADHAN.

Bagaimana cara kita memperlakukan seorang presiden jika datang kerumah kita atau orang yang menurut kita sangat istimewa? ya tentu kita akan memperlakukannya dengan cara yang terbaik, tempat terbaik, suasana terbaik, dan hidangan terbaik.

Ramadhan juga sama seperti orang yang sangat penting harus diperlakukan dengan hal yang terbaik, bukan dalam artian makanan tapi dengan situasi yang baik dan yang paling terbaik dengan raga yang dipersiapkan untuk menyambutnya.

Teman... Ramadhan itu pengunjung dan kita ingin dikunjungi.. maka sudah seberapa jauh persiapan kita untuk menyambutnya?

Teman.. Ramadhan bisa diibaratkan seperti lautan dan idul fitri adalah sebuah pantai... maka seberapa banyak hasil tangkapan kita dilaut dan dibawa kepantai??

Seorang nelayan akan pulang dengan wajah yang sumringah ketika membawa tangkapan yang banyak dan seorang nelayan akan pulang dengan wajah lusuh ketika hasil tangkapannya kurang.. seperti itulah seterusnya

Dua perumpamaan diatas sungguh indah jika diperhatikan. Saya sebenarnya malu pada diri sendiri dan belum siap pada bulan ini. karena tamu istimewa dan aku belum menyiapkan sesuatu yang istimewa pula.

tapi jujur diri akan mencoba menjadi muka tembok dan menjadikan ramadhan sebagai awal dan akhirnya sebuah harapan. menutup semua pintu kemalasan dengan pintu yang sangat kuat yang selama ini telah terbuka.

Jakarta, Juni 2016

09.28


8 comments:

  1. tulisannya sangat bagus bermakna sekali,
    setiap melewati ramadhan kita harus punya bekal dan setelah ramadhan berlalu kita harus punya oleh oleh dari ramadhan. entah itu oleh oleh berupa bertambahnya iman, membaiknya prilaku, dan lebih taat beribadah

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah kita semua masih di pertemukan dengan bulan ramadhan

    ReplyDelete
  3. Marhaban ya ramadhan, bulan suci penuh ampunan

    ReplyDelete