Cahaya Cakrawala |  Malam dingin tak menentu menusuk badan ringkih ini. Tak kuasa menahan dingin ini, ingin rasanya aku masuk kedalam ap...

Ukhuwah (ohh.. Indahnya)


Cahaya Cakrawala | Malam dingin tak menentu menusuk badan ringkih ini. Tak kuasa menahan dingin ini, ingin rasanya aku masuk kedalam api yang mungkin membuatku hangat pada malam itu. Kupandangi sebuah bayangan jauh disana membuatku semakin takut dan gigilanku semakin menjadi-jadi. Bayangan itu semakin lama semakin dekat denganku, ingin rasanya aku berteriak namun ini sudah larut malam, aku takut semua orang terganggu dengan suara ku yang mungkin keras sekeras gerombolan gajah yang sedang mudik.

Bayangan yang kini kutakuti semakin dekat dan ia menyapaku dengan lembut.
“Ada apa gerangan sahabat? Sepertinya kau sedang kedinginan, mari kerumahku agar kau tidak sendiri dan merasa kedinginan lagi”.

Entah apa yang terjadi selanjutnya aku hanya terduduk lemas diperaduan dekat api yang sedang berkobar menghangatkanku. Suara seorang sahabat dating dari belakang.
“sudah sehat?? Istirahat sajalah dahulu nanti jika sudah benar-benar sehat kau bisa pulang”.

Sungguh hal luar biasa diluar dugaanku. Orang yang tak ku kenal pun rela menolongku, hanya ada satu orang yang aku temui bagaimana jika dua, tiga, empat, sepuluh?? Sudah seperti apa indahnya.
Aku belajar dari kejadian ini betapa indahnya ukhuwah yang bisa kita jalin bersama dengan sahabat kita. Mulai dari :
-          Dingin menjadi hangat
-          Kelam menjadi berwarna
-          Sendiri menjadi beramai-ramai
-          Lemah menjadi kuat
-          Lelah menjadi semangat

Oh indahnya Ukhuwah...


Jakarta, Mei 2016

23.31

12 comments: