Cahaya Cakrawala | Aku tidak pernah tau tentang kehidupan yang begitu rumit seperti ini. Cuma ada rasa hampa yang setiap hari menggerogo...

Hidup Tanpa Kehidupan....


Cahaya Cakrawala | Aku tidak pernah tau tentang kehidupan yang begitu rumit seperti ini. Cuma ada rasa hampa yang setiap hari menggerogoti waktuku. Kangen akan suara yang keluar dari mulut bukan dari speaker.. hmmm dunia begitu terasa hampa kali ini

Kemajuan teknologi membuat semua orang yang ada disekitarku menunduk seperti seorang budak yang selalu menunduk kepada sang majikan, berbeda sekali ketika dulu aku dan mereka belum mengenal besi pintar yang selalu mengambil waktu kita untuk bercengkrama dengan makhluk sesama kita..

Ohhh... Mengapa semua orang menjadi zombie yang tak mau membuka mulutnya dan menaikan pandangannya hanya untuk berkata haii... atau sekedar berkenalan... Mungkin itu lebih indah dibanding  menjadi seorang yang menutup diri di dunia nyata dan membuka diri di dunia maya..

Aku teringat dengan seorang anak yang pernah bertemu denganku dijalanan depan kampusku.. Anak yang begitu lucu, polos dan telah ternodai oleh hasutan besi pintar serta berbagai kehidupan yang ada di dalamnya.. dan kami berbincang-bincang dengan indahnya...

" Sedang apa dek disini?" tanyaku.
"Duduk bang..(dengan melihat besi itu dan asik sekali tidak melihatku)"..
Aku bertanya lagi.. "itu apa dik,, facebook?"
Ia lalu berdiri dan bertanya dengan lantang.
"Abang punya teman berapa?? temanku sudah lebih dari 4.000"
Aku menjawab dengan senyum..
" Dek... temanmu yang ada di facebook itu hanyalah maya,, atau tidak terlihat diri dia sebenarnya.. sama saja mereka seperti angin yang bisa dirasakan tapi tak terlihat..."
"Coba kamu pikirkan ketika kamu sakit apakah mereka datang menjengukmu?? Tidak kan?? Lalu orang yang mengenalmu tanpa melalui media seperti ini yang mungkin masih bisa menjengukmu"
"Iya juga bang.. Lalu saya harus melakukan apa?"
"Tidak usah pusing dek,, Biarkan saja temanmu di media itu,, Karena ada baiknya juga untuk berkomunikasi,,Yang penting adalah carilah relasi yang baik sesama kita,, bukan dengan yang seperti itu"
Dengan senyum ia berlalu dan mencari temannya,,Akupun berpisah dengan anak yang lucu ini..

Mungkin banyak dari kita mempunyai pikiran yang sama dengan ini,, Coba kita perhatikan sekitar kita berapa banyak orang yang bertegur ssapa dan berapa banyak orang yang menundukan kepalanya kepada besi pintar ini?? Pasti lebih banyak yang menunduk dengan besi ini.. Apa yang dia butuhkan selalu saja kita menuruti,, tetapi ketika diajak bertemu dengan teman terkadang kita agak susah.. Hmmmm yah begitulah dunia kita,,, DUNIA YANG HIDUP TANPA KEHIDUPAN...

Jakarta, Mei 2016

06.01

6 comments:

  1. ;(( ga nyadar ternyata udah banyak waktu yang aku habiskan di dumay.. makasih gan udah mengingatkan.

    ReplyDelete
  2. Setuju...maya tetaplah maya, realnya dunia nyata....

    ReplyDelete
  3. Ceritanya menginspirasi untuk orang introvert ;((

    ReplyDelete
  4. dunia maya memang mendekatkan yang jauh, tapi efeknya juga menjauhkan yang dekat

    ReplyDelete
  5. Memang jaman yang sudah menjawab, tapi terkadang susah untuk menkondisikannya disaat sedang bersma orang",
    Nice article

    ReplyDelete